2012 Bencana Besar Siap Melanda Bumi

Sebuah badai matahari diperkirakan akan melanda bumi, ia membawa ratusan ton gas plasma, bila partikel itu masuk ke medan magnet bumi akan menghasilkan bencana yang menghancurkan.

source Gbr.badai matahari

Tulisan mengenai badai matahari ini cukup lengkap meliputi gas plasma matahari, kalender Maya, perubahan fenomena alam, Bumi kembali ke zaman es. steori Budhist, reaksi China sebagai wilayah yang sering dilanda bencana gempa dan lain-lain. Kami akan memuatnya secara bersambung.

Baru-baru ini majalah "New Scientist" Inggris melaporkan sebuah rilis yang dikeluarkan para ilmuwan Amerika. Dalam laporan ini diperkirakan pada 22 September 2012 akan terjadi badai matahari, yang mungkin dapat menyebabkan bencana global. Beberapa daerah di AS akan tertimpa bencana, krisis ini akan membuat AS jatuh menjadi negara berkembang, kerugian ekonomi mencapai triliunan dolar. Dibutuhkan masa pemulihan sekitar 4 sampai 10 tahun, kekuatan pengrusakannya jauh lebih besar daripada bencana topan Katrina yang diderita New Orleans.

Badai matahari ini diperkirakan terjadi pada tengah malam 22 September 2012, akan ada cahaya berwarna-warni berkedip di atas langit Manhattan New York, yang akan terlihat mirip seperti aurora yang dapat dilihat di Kutub Selatan atau Utara, hanya dalam hitungan detik, lampu penerangan setempat menjadi redup dan berkedip, selanjutnya muncul cahaya yang sangat terang, kemudian bola lampu benar-benar semua padam, dalam waktu 90 detik, separuh wilayah bagian timur Amerika akan mengalami krisis listrik padam. Setelah setahun, jutaan orang Amerika akan meninggal secara bertahap, dasar infrastruktur negara itu akan runtuh, pada waktu itu Bank Dunia akan mengumumkan Amerika Serikat jatuh menjadi negara berkembang. Dan bencana serupa juga akan terjadi di Eropa Utara, seperti Swedia, Norwegia, Denmark, Islandia. Di Asia, China, Jepang, Taiwan juga akan terjadi bencana serupa.

Listrik Padam
Saat itu, ada sejumlah besar plasma matahari yang berjarak 150 juta kilometer dari bumi meniup ke arah Bumi. Pakar iklim Daniel Becker dari US State University Colorado yang bertanggung jawab untuk membuat draft laporan ini mengatakan jarak mereka dengan tepi bencana yang mungkin terjadi semakin dekat. Alasannya dalam beberapa dekade terakhir matahari terus menyemburkan plasma ke bumi, ada yang menyebutnya lumpur listrik, itu merupakan partikel gas bermuatan listrik, semacam arus elektron menuju Bumi. Beberapa orang menyebut gas plasma ini sebagai angin matahari, sebuah badai terus menerus melanda bumi, ia membawa ratusan ton plasma, bila plasma masuk ke medan magnet bumi akan menghasilkan bencana yang menghancurkan.

source Gbr. Badai matahari

Gas plasma itu sendiri adalah gas bermuatan listrik, plasma dengan kepadatan tinggi setelah masuk ke permukaan bumi, ia akan memotong semua konduktor di permukaan bumi yang juga kabel listrik dalam jaringan listrik. Energi yang dihasilkan pada konduktor sangat besar, jumlah arus listrik sangat tinggi, arus listrik ini akan menghancurkan seluruh jaringan, membakar trafo, dan dalam sekejab akan menghancurkan negara dengan tingkat industrialisasi tinggi yang menggunakan sejumlah besar jaringan listrik dan juga seluruh jaringan itu akan hancur. Negara-negara dan wilayah ini dalam sekejab akan kehilangan pasokan listrik, ini merupakan salah satu bencana besar.

Ketika pasokan listrik sudah tidak ada, sistem komputer, jaringan internet, sistem medis, pabrik pengolahan makanan, dan pompa yang menggunakan pasokan energi, tidak dapat beroperasi karena tidak ada sumber listrik, oleh sebab itu seluruh kehidupan manusia akan berhenti. Ini adalah bencana yang sangat mengerikan, dan tidak ada satu negara maupun wilayah yang dapat terhindar. Maka negara dengan industrisasi semakin tinggi, daya energi yang digunakan lebih tinggi, sistem jaringan lebih padat, transportasi listrik, lokomotif yang dipasok dengan listrik semua berhenti. Dalam keadaan seperti itu, aliran arus barang berhenti, pasien rumah sakit juga tidak bisa berobat, dan semua fasilitas darurat telah hancur. Saat itu, masyarakat umat manusia akan jatuh ke dalam bencana besar, sebuah periode bencana besar datang menimpa.

Ada orang bertanya, peristiwa mengerikan itu apakah benar-benar akan terjadi atau sekedar gossip? Mengapa pada saat ini muncul berita seperti ini? Gangguan listrik skala besar dan luas seperti ini sebenarnya juga pernah terjadi dalam sejarah. Pada Maret 1989, di Quebec, Kanada pada terjadi kejadian seperti itu, enam juta warga menghabiskan waktu sembilan jam dalam keadaan tanpa listrik, tapi itu adalah sebuah urusan kecil, bila dibandingkan dengan kejadian besar seperti pada 22 September 2012 mendatang. Perkiraan jumlah penduduk yang akan mengalami pemadaman listrik pada saat itu akan mencapai sekitar 130 juta orang.

Cuaca buruk ruang angkasa juga pernah terjadi pada 1859, yang dikenal sebagai peristiwa Carrington. Saat itu karena cuaca sunspots menyebabkan cuaca ruang angkasa buruk selama 8 hari. Dari catatan sejarah, sejauh ini, tidak ada cuaca buruk ruang angkasa yang melebihi kejadian Carrington pada waktu itu. Oleh sebab itu, orang-orang sedang mengkuatirkan kemungkinan kejadian badai matahari pada 2012 sehingga menyebabkan insiden pemadaman listrik yang besar.

Hanya beberapa hari sebelum penerbitan laporan ini, demi memperingati teleskop luar angkasa Hubble beroperasi selama 20 tahun, NASA merilis sejumlah gambar permukaan matahari hasil potretan dari teleskop Hubble, ada beberapa foto tampak sangat terkesan, sangat jelas, dari permukaan matahari dapat dilihat kondisi materi partikel yang menyemprot keluar, Anda dapat melihat dengan sangat jelas itu seperti bola kecil menggelinding keluar, dan terus menerus menyemprot keluar. Itu adalah angin matahari, karena bumi berputar mengelilingi matahari, ia terus menerus menyerap plasma ini, dan pada 2012, saat itu adalah tahun semprotan energinya mencapai maksimum. Bersambung. (Dajiyuan/lim/faj) erabaru.net


artikel lainya :

<<-
Protocols Of Learn Elders Zion (protokol-protokol zionis antara bangsa)

No comments:

Post a Comment