Showing posts with label tanaman sub. Show all posts
Showing posts with label tanaman sub. Show all posts

Cara Penyetekan Tanaman Dengan System Mistroom


Ada beberapa cara orang melakukan penyetekan, mulai yang sederhana,  system sungkupsystem ini   bisadibagi menjadi dua, yang pertama secara individual dan  kedua secara comunal, dan yang sedikit modern, system mistroom.

Tanaman yang sudah berhasil, diantaranya, stek jambu air citra, stek jambu bol jamaika, stek lengkeng, stek apel india ,stek beach cherry, stek mirackle fruit,stek jambu biji , stek kupalanda / stek anggur brazil / stek jaboticaba , stek durian , stek srikaya new varietas ….

Mungkin kita sudah mengetahui cara penyetekan dengan cara sederhana, maka dari itu disini saya hanyaakan "memposting" penyetekan tanaman dengan cara yang modern saja yaitu system mistroom. Berikut ini langkah-langkah dan bahan apa saja yang dibutuhkan dalam melakukan penyetekan mistroom:

Bahan pembuatan mistroom,

A. Ruangan
1.Paranet
Gunakan paranet 75%, paranet berguna  sebagai penghalang matahari     langsung dan hama  penyakit, di ruang mistroom.

B. Irrigation System
1.Pompa
Pompa 250w, untuk 60m2.

2.Pipa dan fitting
mistter 30 buah, electric  valve 1 buah, pipa dan fitting
     

           Gbr.mistter                         Gbr. electric valve

3.Controler

Timer H3CR(Omron) 2 buah, timer24 jam 1 buah,  Trafo 5A
( in 220vac out 24vac) 1 buah, kabel , box panel
        
            Gbr. H3CR                         Gbr.Timer 24 jam              Gbr, trafo
                                                            Gbr. Wiring diagram.

4. Alat dan bahan,

    
Gbr.1  Alat yang di gunakan di antaranya gunting dan pisau, gunakan gunting yang tajam agar menghasilkan potongan yang sempurna.

Gbr.2  Bahan media yang di gunaka adalah oasis basah. Jika tidak ada, bisa menggunakan sekam bakar,cocopit, pasir (pasir malang) sebagai pengganti, dengan perbandingan 3;2;1.

Gbr.3  Ada dua macam hormon yang digunakan, yang pertama berbentuk bedak (rapid root ) produk ini banyak di jual di pasaran,dan kedua yang berbentuk cair, ini produk sendiri (istana alam) dengan bahan aktif IAA ( Idol Asetat Acid ) ditambah makro dan mikronutrient +Vitamin B1 dan Bakterisida.

    
Pengambilan pucuk tanaman sebaiknya di lakukan di pagi hari, pilih pucuk tanaman dorman atau masa inaktif.

    
Jika pucuk tanaman diambil dari  jarak yang jauh, untuk menjaga kelembaban , kita gunakan koran ( diberi cipratan air oleh tangan) sebagai media, dan dimasukan ke styrofoam box.

    
Potong pucuk seperti gambar ( satu knot/buku jika jenis tanaman yang mempunyai knot panjang , banyak knot jika tanaman yang mempunyai knot/buku yang pendek, seperti jaboticaba ), kira- kira sepanjang 3 sampai 4cm.
Potong sebagian daun jika tanaman yang mempunyai karakter daun besar, kurangi daun  jika tanaman yang berkarakter kecil.

    

Gbr.1. Campur hormon akar (cair) , 10cc/4liter air.
Gbr.2. Rendam pucuk/ hasil stekan .
Gbr.3. Colek ujung stekan ke hormon akar ( bedak).

    
Gbr. 1. Tancapkan stekan ke oasis
Gbr.2. Taruh di tray semai
Gbr.3. Taruh di mistroom

    
    
    
Ganbar di atas bearti sudah di pastikan stekan kita berhasil.

    
Gbr. 1. Poting hasil stekan dengan media tanam sekam bakar dan cocopit (2:1 ), setelah di pot,taruh kembali di mistroom, biarkan sekitar satu minggu . Jika sudah terlihat ada pertumbuhan (akar menjalar di media baru ) keluarkan dari mistromm dan taruh ditempat teduh ( dibawah net 75% ), siram 2 kali dalam sehari.
Gbr.2. Jika sudah ada tanda tanda pertumbuhan seperti gambar di atas, taruh di bawah matahari langsung.
Gbr.3. Tanda jika stekan tumbuh optimal.

  
Gbr.1. Dengan melihat pertumbuhan akar kita bisa simpulkan hasil stekan tumbuh optimal, dan siap di repotting.
Gbr.2. Tanaman dalam masa growing.

untuk menanyakan atau ingin mengetahui lebih jelas tentang  cara-cara stek mistroom, silahkan masuk ke halaman *sumberhttp://tamanpratama.wordpress.com



Peluang Usaha Budidaya Cabe Merah

Cabai merah merupakan salah satu jenis sayuran yang memilki nilai ekonomi yang tinggi. Cabai mengandung berbagai macam senyawa yang berguna bagi kesehatan. Cabai (Capsicum annum L) merupakan salah satu komoditas sayuran yang banyak dibudidayakan oleh petani di Indonesia karena memiliki harga jual yang tinggi dan memiliki beberapa manfaat kesehatan yang salah satunya adalah zat capsaicin yang berfungsi dalam mengendalikan penyakit kanker.

Budidaya tanaman cabai diperbanyak melalui biji yang ditanam dari tanaman yang sehat serta bebas dari hama dan penyakit . Cabai atau lombok merupakan tanaman yang mudah ditanam di dataran rendah ataupun di dataran tinggi. Pada bahasan berikut akan dibahas budidaya cabai merah di lahan kering dataran rendah.

Cabai mengandung antioksidan yang berfungsi untuk menjaga tubuh dari serangan radikal bebas. Cabai juga mengandung Lasparaginase dan Capsaicin yang berperan sebagai zat anti kanker Cabai banyak mengandung vitamin A danvitamin C serta mengandung minyak atsiri capsaicin, yang menyebabkan rasa pedas dan memberikan kehangatan panas bila digunakan untuk rempah-rempah (bumbu dapur). Tanaman cabe cocok ditanam pada tanah yang kaya humus, gembur serta tidak tergenang air; pH tanah yang ideal sekitar 5 – 6. Waktu tanam yang baik untuk lahan kering adalah pada akhir musim hujan (Maret – April).

Lokasi yang cocok
Ketinggian tempat (0-700 m dpl)
Pengairan budidaya cabai merah harus selalu diperhatikan, karena air merupakan faktor vital
Tanah berstruktur remah/ gembur dan kaya akan bahan organik.
Kedalaman lapisan olah 30 – 40 cm.
Kemasaman tanah (pH) ideal 6-7, kurang dari angka ini perlu dilakukan pengapuran. Biasanya pada pH asam akan berkembang penyakit cendawan Rhizoctonia sp dan Phytium sp
Suhu yang paling ideal untuk pertumbuhan budidaya cabai merah adalah 16° - 32 ° C
Curah hujan 1500-2500 mm pertahun dengan distribusi merata.

Jenis Pupuk
Pupuk kandang ayam 20 ton /ha
Urea 240 kg/ha
ZA 560 kg/ha
TSP-36 480 kg/ha
KCL 320 kg/ha

Pupuk Susulan
NPK 250 kg/ha
Atau bisa juga mamakai Borat 16 kg/ha, Curater 16 kg/ha

Lahan
Lahan yang tepat dalam budidaya cabai adalah lahan kering /tegalan / sawah pada musim kemarau

Penyemaian
Persemaian bibit cabai merah dalam budidaya tanaman cabai dilakuakn dengan cara :

Penyemaian Cara 1

a. Media semai dibuat campuran tanah, pupuk kandang, pasir : (1:1:1)
b. Tambahkan Furadan 10 G, dengan takaran 2 gr/kg media semai
c. Tambah 2 gr Daconil/ kg media semai.
d. Media semai ditutup dengan plastik selama 1 minggu
e. Biji direndam dengan air panas (50 ° C) selama 1 jam
f. Biji disemai dalam polybag ukuran diameter 10 cm, tinggi 20 cm
g. Persemaian ditutup dengan kasa nilon (rumah kasa).
h. Biarkan biji tumbuh sampai umur 25 hari.


Penyemaian Cara 2
  • Siapkan media semai dari tanah, pasir dan pupuk kandang dengan perbandingan 1:1:1 yang dibuat bedengan setinggi ± 20 cm, lebar ± 1 m dan panjang 3-5 m.
  • Kebutuhan benih setiap hektar pertanaman adalah 150 - 300 gram dengan daya tumbuh lebih dari 90 %.
  • Sebar benih secara merata atau ditebar dalam garikan dengan jarak antar garitan 5 cm dan ditutup tanah tipis-tipis lalu disiram.
  • Setelah bibit berumur 10 hari, maka dilakukan pengkokeran, dengan menggunakan daun pisang, daun kelapa dan kantung plastik.
  • Sekitar lima hari sebelum bibit dipindahkan naungan pada persemaian dibuka atau dikurangi supaya bibit terbiasa kena sinar matahari.
  • Biarkan biji tumbuh sampai umur 25-28 hari.

Pengolahan tanah dan pengapuran
  • Satu minggu sebelum lahan tanam sudah siap, meliputi pencangkulan/bajak dan buat bedengan.
  • Ukuran bedengan tinggi ± 30 cm, lebar 1-1,5 m dan panjang sesuai kebutuhan petakan dengan jarak antar bedengan + 30 cm.
  • Berikan pupuk kandang dengan dosis 20-30 ton/ ha.
  • Untuk tanah yang basah, tambahkan kapur sejumlah 2 ton/ ha


Penanaman

Bibit dipindahkan pada umur 25 - 28 hari. kira-kira jumlah daun 5 – 7 helai, besarnya seragam. Tanam dengan posisi tegak, penyiraman dilakukan 2 hari sekali bila tidak ada hujan.

Jarak tanam dan sistem tanam
Jarak tanam yang yang tepat dalam budidaya cabai merah adalah 60 x 70 cm dengan populasi tanaman 16.000 batang/ ha

Penyiraman
Ketersedian air merupakan hal yang vital dalam budidaya cabai merah. Pengairan/ kelembaban bedeng disesuaikan dengan kondisi lapangan. penyiraman dilakukan 2 hari sekali bila tidak ada hujan.

Pemeliharaan

Lakukan penyulaman untuk tanaman yang mati.
Pasang ajir/bambu penahan pohon setelah tanaman setinggi 30 s/d 50 cm dan langsung diikat ke batang tanaman cbai, panjang ajir + 1,5 m.

Pemangkasan
Perempelan tunas

Pemupukan dan Pemasangan Mulsa
Diberikan dengan dosis dan aplikasi sebagai berikut:
  • Pupuk kandang 20 ton / ha, siangi seminggu sebelum tanam.
  • Urea 150 kg/ ha, umur 3,6,9 minggu setelah tanam dengan dosis 1/3 setiap pemupukan,
    ZA 400 kg/ ha. Umur 3,6,9 minggu setelah tanam dengan dosis 1/3 setiap pemupukan,
    TSP - 36 : 150 kg/ ha, pemupukan seminggu sebelum tanam,
    KCL :100 kg/ ha, umur 3,6,9 minggu setelah tanam dengan dosis 1/3 setiap pemupukan.
  • Bila menggunakan mulsa dari plastik dapat dipasang setelah dilakukan pemupukan pupuk kandang dan bila menggunakan mulsa dari limbah tanaman seperti daun-daun dan sisa-sisa tanaman dapat diberikan setelah penanaman bibit.

Pupuk susulan :
NPK sebanyak 250 kg/ ha diberikan pada umur 20, 40, 60, 80 dan 100 hari setelah tanam (HST) masing-masing 1/5 dari total dosis di atas.

atau :
Pupuk PPC/ pupuk daun
Complesal : 2 lt/ ha (2 cc/lt air) Penyemprotan interval 14 hari (12 HST dan 26 HST).
Gandasil 2 lt/ha (2 cc/lt air) Penyemprotan 40 HST dan 54 HST.
Bayfolan 2 lt/ ha (2 cc/lt air) Penyemprotan 68 dan 82HST.

Pengendalian hama penyakit
Jenis hama dan penyakit yang menyerang dalam budidaya cabai merah serta cara penanganannya adalah sebagai berikut :

Kutu daun/Aphis , diatasi dengan :
Curater diberikan pada umur 25 HST (1 gr/batang)

Hama Trips , diatai dengan :
Lanate 2-5 EC , 2 cc/ ltr air

Tungau, diatasi dengan :
Pagassus 500 SC, 2,5 cc/ ltr air

Antraknosa (Colleorchum capsici dan C. gloesporoides), diatasi dengan :
Score 2 cc/ltr air
Daconil 20 gr/lt air (intreval 5 hari sekali)

Penyakit bercak daun (Cercuspora capsici), diatasi dengan :
Daconil 25 cc/ltr air (intreval 4 hari sekali)

Penyakit layu (Fusarium oxysporum), diatasi dengan :
Eradikasi (cabut dan bakar)

Atau

No

Hama dan penyakit

Penanggulangan

1

kutu, daun persik

dipakai Curacron , Tohuthion

2

Ulat Grayak

Methrin, Dimilin dan Atabron

3

Hama Trips

Dipakai Nogos, Nuracran, Malathion

4

Bercak Daun, Busuk Batang dan Busuk Buah

digunakan Antracol, Dithane, M-45, Cupapit, Dipolatan AF



Panen
  • Panen dilakukan pada umur 85 – 90 hari setelah tanam, atau
  • Panenlah cabai, bila buahnya sudah berwarna lebih dari 60 % (Warna buah masih belang hitam).
  • Pemanenan dapat dilakukan setiap 3-5 hari sekali secara terus menerus sampai tanaman tidak menghasilkan.
  • Sewaktu panen sertakan tangkai buahnya, lakukan secara selektif dan hati – hati agar bunga, buah agar batang tidak rontok/ rusak.


<<= Macam-Macam Cabai

Macam Macam Cabai

Gb.Aneka Cabai

Cabai (Capsicum annum L) merupakan salah satu komoditas sayuran dan bumbu masak yang banyak dibudidayakan oleh petani di Indonesia karena memiliki harga jual yang tinggi dan memiliki beberapa manfaat kesehatan yang salah satunya adalah zat capsaicin yang berfungsi dalam mengendalikan penyakit kanker. Selain itu kandungan vitamin C yang cukup tinggi pada cabai dapat memenuhi kebutuhan harian setiap orang, namun harus di konsumsi secukupnya untuk menghindari nyeri lambung.

Di dalam cabe terdapat zat Photochemical yang dapat mengurangi sel kanker dan tumor. Bahan aktif dalam Capsicum (kelompok tumbuhan cabai), merangsang otak dan kelenjar ludah melepas endorfin ke dalam tubuh. Endorfin adalah obat penghilang rasa sakit alami alam dan memberi rasa senang. Capsicum juga merupakan bahan utama untuk mengurangi arthritis dan kerusakan saraf diabetes. Dalam pengobatan tradisional misalnya, cabai setan di India digunakan untuk penyakit tangan dan kaki dingin, sakit otot punggung, rematik, terkilir dan memar.

Selain itu cabai sangat populer di asia tenggara sebagai penguat rasa makanan, di Padang misalnya cabai dianggap sebagai bahan makanan pokok yang ke sepuluh setelah SEMBAKO. Tanaman cabai banyak tumbuh di belahan bumi khususnya di negara yang berada di sekitar garis khatulistiwa seperti Asia tenggara dan amerika latin, oleh karena itu cabai mempunyai varian yang banyak. dibawah ini misalnya:

Rocoto
Cabe ini berbentuk hampir bulat, banyak ditemukan di Peru, Bolivia, Chile, Argentina Utara dan Ecuador. Daging cabe ini tebal seperti paprika, namun cabe ini sangat pedas dengan biji berwarna hitam. Rocoto dapat tumbuh baik pada iklim sedang dan bahkan iklim dingin yang tidak memiliki musim panas yang benar benar panas, ini adalah salah satu perbedaanya dengan cabe pedas yang lain. Kebanyakan rocoto berwarna merah, namun terdapat pula yang berwarna kuning dan oranye di Karibia dan Meksiko.




Datil Pepper
Cabe ini banyak diproduksi si St. Augustine, Florida, yang aslinya dibawa dari Cuba pada tahun 1880 oleh seorang pembuat jelly bernama S.B Valls. Kalau dilihat lihat bentuknya mirip seperti cabe rawit merah yang kadang disebut rawit domba, atau juga cabe Tom Yum.. Mungkin memang masih saudara dekat dengan ini, dan memang rawit merah lebih pedas dari rawit biasa.



Chilli Tepin
Chilli tepin adalah cabe liar yang tumbuh terutama di Amerika Tengah, Meksiko dan baratdaya USA. Kadang disebut sebagai “ibu dari semua cabe” karena dianggap sebagai spesies Capsicum annuum yang tertua. Nama Tepin berasal dari bahasa Nahuatl yang artinya “kutu”. Pada tahun 1997, orang Texas menamai Tepin sebagai “cabe resmi asli dari Texas”, dua tahun setelah Jalapeno menjadi cabe resmi di Texas.


Bishop Crown Pepper
Mungkin ini salah satu cabe yang bentuknya paling aneh yang pernah ada, cabe ini dikenal juga dengan nama Peruvian Hot Pepper.







Red Savina Pepper
Scoville rating : 350.000-580.000 Cabe ini adalah varietas khusus dari cabe Habanero, yang dikembangbiakkan khusus agar mendapat cabe yang lebih pedas, besar dan berat. Frank Garcia di Walnut, California adalah pengembang cabe Red Savina ini. Metodenya masih rahasia dan tidak diketahui umum. Cabe ini memegang rekor sebagai cabe terpedas di dunia dari tahun 1994 sampai 2006 dan dicatat oleh Guinness World Records. Namun pada Februari 2007, cabe ini harus dikalahkan oleh bhut jolokia.


Thai Pepper
Scoville rating : 50.000–100.000
Thai Pepper dalam bahasa Indonesia. Cabe Rawit, Sunda. Cengek, Thailand Thai. ?????????? phrik khi nu, Tagalog. siling labuyo. Cabe ini banyak terdapat di Thailand dan tetangganya seperti Kamboja, Vietnam, Indonesia, dan sekitarnya. Ternyata orang Indonesia memang kuat pedas, buktinya cabe yang biasa “dimakan” sehari-hari saja berada di urutan ke-4 cabe terpedas.



Cayenne atau Guinea Pepper
Scoville rating : 30.000-50.000 Cabe ini namanya Cayenne atau Guinea Pepper atau Bird Pepper. Cabe ini adalah cabe merah yang pedas, digunakan untuk bumbu masakan ataupun untuk keperluan medis. Namanya berasal dari kota Cayenne di French Guiana. Cabe ini digunakan untuk masakan pedas, baik dalam bentuk utuh ataupun bubuk. Bahkan cabe ini juga digunakan untuk herbal.


Serrano Pepper
Scoville rating : 10.000-23.000
Cabe ini juga dari Meksiko, di daerah pegunungan Meksiko. Rasa pedasnya menggigit, lebih pedas dari jalapeño, dan biasanya dimakan mentah – mentah. Bentuknya memang mirip dengan cabe rawit dari Indonesia, tapi ini adalah spesies yang berbeda.




Anaheim Pepper
Nama Anaheim sebenarnya adalah nama sebuah daerah. Nama itu diberikan karena ada seorang petani bernama Emilio Ortega yang membawa benih cabe ini ke daerah Anaheim pada awal tahun 1900. Sebutan lainnya adalah California Chile atau Magdalena. Varietas cabe ini yang tumbuh di New Mexico memiliki tingkat kepedasan yang lebih tinggi, yaitu sekitar 4500 sampai 5000 Scoville units.


Pimento atau cabe cheri
Pimento atau cabe cheri adalah cabe yang besar, merah berbentuk seperti hati, panjang antara 7 – 10 cm lebar 5-7 cm. Daging buahnya termasuk manis, berair, dan lebih beraroma dibandingkan dengan paprika merah. Namum beberapa varietas dari pimento ini cukup pedas. Pimento atau pimentão sendiri adalah bahasa Portugis dari “bell pepper”.



Bell pepper atau Paprika
Bell pepper atau umumnya disebut Paprika ini biasanya terdapat dalam 4 warna, yaitu merah, kuning, hijau, oranye. Bell Pepper kadang dikelompokkan ke dalam cabe yang kurang pedas atau “sweet peppers”. Namun terdapat paprika langka berwarna putih dan ungu, tergantung dimana mereka ditanam dan dari varietas apakah mereka. Paprika hijau berasa lebih pahit dibandingkan dengan paprika merah, kuning atau oranye.

Cabai Gendol / Gendot, Habanero (Capsicum chinense)
adalah salah satu spesies cabai dari Capsicum. Cabai ini berasal dari semenanjung Yucatan. Cabai ini sangat pedas bahkan melebihi pedas cabai rawit. Tingkat kepedasan cabai habareno mencapai 100.000-350.000 skala Scoville.
Di Indonesia Cabai jenis ini di jawa barat dinamakan Cabai Gendot atau Cabai Bendot sedang di jawa tengah dinamakan Cabai Gendol. Dinamakan cabai gendol karena bentuk cabai ini yang bengkak atau mengembung.
Untuk penanaman di Pulau Jawa sendiri persebaran cabai ini sebatas perkebunan di sekitar bandung dan di sekitar dieng Jawa Tengah. Penghasil cabai gendol yang terbesar di dunia adalah Meksiko, yang tumbuh di Yucatan, Campeche, dan Quintana Roo, meskipun ada perkebunan komersial di Belize, Kosta Rika, Texas dan California


Cabai setan atau dalam bahasa inggris disebut bhut jolokia
adalah cabai terpedas di dunia. Cabai ini berasal dari timur laut India (Assam, Nagaland dan Manipur ) dan Bangladesh. Pada tahun 2006 diumumkan oleh Guinness World Records sebagai cabai terpedas di dunia dengan tingkat kepedasan mencapai 1.001.304 skala Scoville. Hal ini berarti jauh lebih pedas dari cabai rawit.Bentuk cabe ini keriput dan ukurannya gemuk kecil.
Penduduk Assam percaya bahwa banyak makan cabe Bhut Jolokia dapat membantu memerangi penyakit rematik, kanker, rematik, osteoporosis, menurunkan tekanan darah dan kolesterol. Cabe sendiri mengandung vitamin A, C, Kalium, Magnesium, dan Besi yang membantu mencegah penggumpalan darah, menghilangkan plak dari arteri, menyembuhkan luka, dan menangkal flu.


Cabai Jalapeño ( Capsicum annuum )
merupakan cabai yang berasal dari Meksiko. Cabai ini memiliki rasa pedas yang kuat menggigit. Karena itu biasanya dijual dalam bentuk acar dalam kemasan botol kaca. Tiriskan cabai hingga agak kering lalu cincang kasar. Cabai jenis ini memiliki tingkat kepedasan 2.500 - 8.000 Skala Scoville. Nama Jalapeno ini diambil dari nama ibu kota Veracruz, Meksiko.
http://www.panix.com/~clay/cookbook/bin/show_ingredient.cgi?jalape%F1o


Cabai merah Besar (Capsicum annuum L.)
merupakan salah satu jenis sayuran yang memilki nilai ekonomi yang tinggi. Cabai mengandung berbagai macam senyawa yang berguna bagi kesehatan manusia. Sun et al. (2007) melaporkan cabai mengandung antioksidan yang berfungsi untuk menjaga tubuh dari serangan radikal bebas. Kandungan terbesar antioksidan ini adalah pada cabai hijau. Cabai juga mengandung Lasparaginase dan Capsaicin yang berperan sebagai zat anti kanker.


Cabai Keriting
merupakan salah satu jenis sayuran yang memilki nilai ekonomi yang tinggi. Cabai mengandung berbagai macam senyawa yang berguna bagi kesehatan manusia. Sun et al. (2007) melaporkan cabai mengandung antioksidan yang berfungsi untuk menjaga tubuh dari serangan radikal bebas.

Cabai juga mengandung Lasparaginase dan Capsaicin yang berperan sebagai zat anti kanker (Kilham 2006; Bano & Sivaramakrishnan 1980).





Cabai Numex Twilight (Bolivian Rainbow)
adalah salah satu varietas yang paling tidak biasa cabai dikembangkan di New Mexico State University (yang menciptakan semua "NuMex" . tumbuh sekitar 18 inci tinggi, dan berbuah diawali yang berwarna ungu, kemudian berubah ke kuning dan oranye, sampai menjadi merah bila sudah masak, menghasilkan efek pelangi diatas daun tanaman nya yang hijau.




Cabai rawit atau cabe rawit
adalah buah dan tumbuhan anggota genus Capsicum. Selain di Indonesia, ia juga tumbuh dan populer sebagai bumbu masakan di negara-negara Asia Tenggara lainnya. Di Malaysia dan Singapura ia dinamakan cili padi, di Filipina siling labuyo, dan di Thailand phrik khi nu. Di Kerala, India, terdapat masakan tradisional yang menggunakan cabai rawit dan dinamakan kanthari mulagu. Dalam bahasa Inggris ia dikenal dengan nama Thai pepper atau bird's eye chili pepper. Meskipun ukurannya lebih kecil daripada varietas cabai lainnya, ia dianggap cukup pedas karena kepedasannya mencapai 50.000 - 100.000 pada skala Scoville.

Cabai kathur (Capsicum frutescens)
adalah cabai yang buahnya tumbuh menjulang menghadap langit (ngathur, Jawa red). Warnanya hijau sewaktu muda dan jika telah masak berwarna merah tua. Bila ditekan terasa keras karena jumlah bijinya sangat banyak. Kadar airnya rendah sehingga dapat disimpan hingga 12 hari setelah dipetik serta tahan pengangkutan jarak jauh.
Petani akan mulai memanen 60 hari setelah tanam dan berlangsung hingga 14 bulan kalau perawatan intensif masa panen lebih lama lagi. Masa panen yang panjang sangat menguntungkan petani karena dapat menikmati hasil penjualan. Di tingkat konsumen harganya pernah mencapai Rp20,000/kilogram saat pasokan cabai rawit kosong.

Kathur dapat ditanam setiap saat namun sebaiknya penanaman pada akhir musim penghujan dan awal musim kemarau agar tingkat keseragaman pertumbuhan tinggi. Penanaman pada musim kemarau tidak masalah sepanjang air tersedia. Kathur pun tahan perubahan cuaca yang tidak menentu. Kelebihan lainnya adalah tahan hama penyakit. Salah satunya Aphis Gossypii yang menghisap cairan tanaman hingga layu dan mati, serangan hama tersebut menyebabkan kematian 100% pada varietas hibrida bila tanpa penyemprotan pestisida namun kematian kathur hanya 10%.


<<= Cara Membuat Es Kelapa Muda